Kemuliaan Islam

 

Umar bin Khattab, di zaman Jahiliyah dikenal secara luas, sangat keras dan memusuhi Islam. Dan tentunya mempunyai sifat arrogan. Namun setelah memeluk Islam ia tunduk kepada perintah Allah dan Rasul sampai ia diangkat menjadi Khalifah Amirul Mukminin yang disegani.

Pada saat ia berkunjung ke Syria, ia tidak monopoli naik ontanya, tapi ia bergantian naik ontanya dengan pembantunya secara adil bergiliran. Orang pertama naik onta dalam memulai lawatannya adalah Khalifah Umar dan pembantunya berjalan kaki sambil memegang tali ontanya. Mereka bergantian setiap tiga mil perjalanan dan setelah 3 mil perjalanan maka Khalifah Umar turun dan pembantunya naik dan ia bejalan sambil menuntun tali ontanya. mereka bergantian secara adil, naik turun sampai mendekati Syria.

Setelah mendekati kota Syria yang kena giliran turun adalah Khalifah Umar, sedang pembantunya giliran naik onta, dari jauh tampak Khalifah Umar berjalan menuntun ontanya.

Gubernur Abu Ubaidah bin Jarah, sewaktu menyambut kunjungan Khalifah Umar kaget. Ia lalu dengan penuh penghormatan, menyampaikan permohonan kepada Khalifah Umar dengan berkata : ” Hai Amirul Mukminin, Para tokoh negeri Syam ( Syria) yang terhormat, sudah siap menyambut kedatangan yang Mulia. Maka rasanya kurang patut jika mereka melihat yang Mulia dalam keadaan berjalan kaki “

Maka Khalifah Umar menjawab : “Sungguh Allah memuliakan kami hanya dengan Islam. Hanya dengan memeluk dan melaksanakan ajaran islam lah, maka tidak peduli bagiku menanggapi ocehan orang.”

Subhanallah.

  

Bagikan artikel ini di (matikan Adblock Plus, Add-ons atau Extensions sejenis, agar icon dibawah ini muncul):