Ilmu atau Harta ?

Orang-orang khawarij pernah menguji kecerdasan Sayyidina Ali bin Abi Thalib karamallahu wajhah, dengan mengajukan 10 orang (berdiskusi) untuk bertanya 1 pertanyaan yang harus dijawab oleh Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA. dengan jawaban (10 jawaban) yang berbeda – beda. Pertanyaan mereka adalah :

” Wahai Ali bin Abi Thalib, istimewa manakah antara Ilmu dan Harta ? “.

Berikut adalah jawaban Sayyidina Ali bin Abi Thalib yang dijuluki oleh Rasulullah SAW. sebagai “Gerbang Ilmu” itu.

  1. Ilmu itu lebih istimewa dari pada harta, karena ilmu merupakan warisan para nabi, sedangkan harta itu merupakan warisan dari Qarun, Fir’aun dan Haman.
  2. Ilmu itu lebih istimewa dari pada harta, karena ilmu selalu menjagamu, sedangkan engkau harus menjaga harta milikmu. (ilmu selalu menjaga bagi yang punya ilmu, sedangkan harta akan dijaga bagi orang yang punya harta).
  3. Ilmu itu lebih istimewa dari pada harta, karena orang berilmu banyak kawan, sedangkan orang yang kaya banyak musuh (banyak mempunyai lawan).
  4. Ilmu itu lebih istimewa dari pada harta, karena ilmu bila diberikan (diajarkan) akan semakin bertambah, sedangkan harta bila diberikan akan semakin berkurang.
  5. Ilmu itu lebih istimewa dari pada harta, karena orang berilmu dipanggil dengan sebutan mulia (alim, ulama, dll), sedangkan orang berharta sering dipanggil bakhil, kikir, dan lainnya.
  6. Ilmu itu lebih istimewa dari pada harta, karena ilmu tidak perlu dijaga (dari kejahatan), sedangkan harta perlu dijaga (dari kejahatan).
  7. Ilmu itu lebih istimewa dari pada harta, karena orang berilmu di hari akhir (kiamat) akan diberi syafa’at (oleh Allah SWT.) sedangkan orang berharta di hari kiamat akan dihisab (diminta pertanggung jawaban oleh Allah SWT.).
  8. Ilmu itu lebih istimewa dari pada harta, karena jika ilmu dibiarkan saja, maka tidak akan pernah rusak, sedangkan harta dibiarkan pasti akan berkurang (bahkan bisa habis).
  9. Ilmu itu lebih istimewa dari pada harta, <karena ilmu itu  tidak memerlukan tempat, sementara harta itu memerlukan tempat.
  10. Ilmu itu lebih istimewa dari pada harta, karena ilmu akan memberikan penerangan di hati (menyinari hati hingga menjadi terang dan tentram), sedangkan harta akan dapat mengeraskan hati (seperti dapat menimbulkan sifat takabur, kufur nikmat, dan pamer).

Demikianlah kecerdasan Sayyidina Ali bin Abi Tholib sehingga dapat membuat orang khawarij menjadi terheran-heran sehingga mereka mengakui kebenaran sabda Nabi Muhammad SAW bahwa Sayyidina Ali adalah Gerbang Ilmu. Oleh karena itu marilah cerita tersebut sekaligus kita jadikan motifasi bagi diri kita agar lebih mementingkan ilmu dibanding harta. Wallahu a’lam…

 
 

Bagikan artikel ini di (matikan Adblock Plus, Add-ons atau Extensions sejenis, agar icon dibawah ini muncul):