Abu Hurairah dan tes untuknya.

Abu Hurairah dan tes untuknya

Sayyidina Abu Hurairah pernah dites mengenai hafalan haditsnya oleh Marwan Ibnu Hakam. Ketika itu Marwan meminta Sayyidina Abu Hurairah menyampaikan hadits yang telah didapatnya dari Rasulullah SAW yang kemudian dicatat oleh seorang juru tulis tanpa sepengetahuannya. Satu tahun berlalu, Marwan meminta kembali Sayyidina Abu Huraiah membacakan apa yang pernah disampaikannya tahun lalu. Tak satu kata pun yang terlupa disampaikan oleh Sayyidina Abu Hurairah.

Sayyidina Abu Hurairah pun menuturkan mengenai dirinya sendiri, “Tidak ada satu pun sahabat Nabi yang paling banyak meriwayatkan hadits, kecuali aku.”

Sayyidina Abu Hurairah memiliki hafalan hadits yang bahkan lebih banyak daripada mereka yang lebih dulu masuk islam dan berinteraksi lebih lama dengan Nabi Muhammad SAW.

Diceritakan, Sayyidina Abu Hurairah bisa punya sangat banyak hafalan dikarenakan dirinya tak memiliki sawah ladang maupun perniagaan yang harus diurus sehingga punya waktu luang yang banyak dibanding sahabat lain. Dengan ‘kelebihan waktu’ ini, meskipun bukan seorang penulis, Sayyidina Abu Hurairah menuliskan hadits yang dihafalnya.

Di samping itu, dirinya yang termasuk terlambat memeluk Islam merasa harus mengejar ketertinggalan mengenai pemahaman agama tersebut sehingga semakin tumbuhlah semangat belajar dalam dirinya dengan mengikuti semua majelis Rasulullah. Semenjak bertemu Nabi Muhammad SAW, dirinya benar-benar memanfaatkan kebersamaan dengan Rasul meskipun hanya 4 tahun namun mampu menngambil banyak hadits untuk dihafal. Dirinya berpisah dengan beliau hanya ketika waktu istirahat/tidur.

Selain pada dasarnya Sayyidina Abu Hurairah memiliki kelebihan dalam hal daya ingat, Rasul sebagai orang yang sangat dekat dengan-Nya juga pernah mendoakannya agar diberkahi hafalannya oleh Allah. Dari situ lelaki penyayang kucing ini berpikir untuk menjaga teks-teks Islam agar dapat diturunkan ke generasi berikutnya karena menganggap hal ini sebagai sebuah tanggung jawab. Sebab ia tak mau menjadi penyembunyi kebenaran dan kebaikan serta kikir ilmu yang kelak mendapat balasan.

 

Bagikan artikel ini di (matikan Adblock Plus, Add-ons atau Extensions sejenis, agar icon dibawah ini muncul):